Sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara merencanakan mengisi
akhir pekan dengan menginap di villa di kawasan mega mendung. Mereka
rencana menginap hanya semalam, karena untuk menginap 2 malam mereka
tidak mempunyai dana yang cukup, maklum masih anak sekolahan.
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, mereka naik motor si pria, karena
tak bisa masuk jalan tol, mereka pun melewati Jl raya Bogor. Sambil
berpelukan erat dan terlihat sangat mesra yang membuat iri siapapun yang
melihatnya, mereka ngobrol tentang rencana apa yang akan mereka lakukan
di villa nanti.
sepasang kekasih tersebut, prianya sebut saja Doni, wanitanya sebut saja Mira ;
D : yang, makasih yah udah bela-belain ikut aku ke Villa, perasaan aku happy sekali
M : sama-sama yang, aku juga seneng bisa temenin sayang ke villa, aku
nonton sinetron sepertinya seru pacaran di villa, udara dingin jadi
hangat dipeluk sayang semalaman
D : baru dipeluk sayang di motor aja aku udah merinding, apalagi nanti dipeluk di villa
M : hehehe sayang bisaaaa aja (sambil cubit gemes), sabar yah yang, sejam lagi kan sampe
M : yang, nanti kita cukup peluk dan cium aja yah, aku gak mau lebih,
karena aku masih perawan, dan aku rencana memberikannya pada suamiku di
malam pertama pernikahan nanti, syukur-syukur sayang yang jadi suami
aku.
D : atur aja yang, tapi kalo aku kebablasan, jangan marah yah yang.. Hehehe
M : ahh sayang mah disengaja yah kebablasannya..? Jangan dong yang, aku
gak mau, kalo kamu sengaja mau kebablasan, mending tidak jadi aja deh,
kita balik aja. Iya kalo kamu nanti jadi suami aku, kalo gak jadi
bagaimana?
D : masa disengaja yang? Gak mungkin lah. Kan ku bilang kalo kebablasan bagaimana?
M : pokoknya gak boleh kebablasan, sayang harus jaga aku. Kalo gak bisa jaga aku, gak usah aja deh.. Batalin aja.
D : (kepalanya pusing karena sebenarnya ia sudah rencanakan untuk
kebablasan..) Yah udah deh kita balik aja, aku takut gak kuat nahan
untuk lebih jauh, takut kebablasan.
M : iya mending gitu, kita balik aja (sambil nahan kesal tapi bersyukur
untung tak jadi menginap di villa dengan pria yang tak cukup baik untuk
dirinya)
Sepasang kekasih tersebut pun balik arah ke Jakarta. Berbeda dengan saat
berangkat yang suasananya ceria penuh kemesraan dan kehangatan, wanita
memeluk pria, saat kembali ke Jakarta suasana hening tak ada suara, tak
ada canda, tak ada pelukan. Wanita berpegangan pada besi dismping jok,
dan pria memacu motornya kencang ingin sesegara mungkin sampai ke
Jakarta karena kesal perjalanannya sia-sia dan angan-angan atau khayalan
tingkat tingginya gagal berantakan.
*pesan moral cerita ini
Katakan Tidak Pada Seks Bebas, benar-benar katakan tidak sesuai prinsip,
walaupun resikonya kehilangan kekasih, jangan seperti kader partai
demokrat yang slogannya Katakan tidak pada korupsi, ternyata malah
ramei3ame korupsi, karena takut kehilangan jabatan dan dicap tidak gaul
jika tidak korupsi.
sumber: google
Tidak ada komentar:
Posting Komentar